Tulis “ngopi 42rb” dan BudgetIn langsung tangkap nominalnya, pilihkan kategori, susun jadi laporan keuangan yang rapi — tanpa form kaku.
Dari input hingga insight, semua alurnya dibuat sesederhana mungkin tanpa mengorbankan akurasi.
Tidak ada form kaku. Tidak ada dropdown panjang. Tulis saja — BudgetIn tangkap nominal, kategori, dan konteksnya secara otomatis.
Set batas per kategori, pantau real-time. Tidak perlu nunggu akhir bulan untuk sadar sudah overspending.
Bukan sekadar angka. Kamu dapat summary singkat dan saran konkret tiap bulan dari pola pengeluaranmu.
BudgetIn bekerja di atas spreadsheet Google akunmu sendiri. Data tetap sepenuhnya milikmu, bisa diakses kapan saja, dan tidak akan hilang.
Tidak perlu daftar dulu. Lihat bagaimana BudgetIn mengurai teks biasa jadi data keuangan yang rapi.
Pengeluaran makan minggu ini sudah Rp 285.000— naik 34% dari minggu lalu. Coba batasi jajan siang sampai Jumat.
Pantau progress budget per kategori secara real-time. Tahu mana yang aman, mana yang harus dijaga.
Tidak ada setup ribet. Tidak ada migrasi data. Langsung pakai dalam hitungan menit.
Login dengan Google atau buat akun email. Tidak perlu kartu kredit — 30 detik dan kamu sudah di dalam.
Ketik natural seperti chat biasa, atau isi form manual untuk kontrol penuh. Keduanya sama cepatnya.
Dashboard, laporan, dan AI insight langsung tersedia. Kamu tahu persis kondisi keuanganmu kapan saja.
Belum ada testimoni publik. Kalau BudgetIn sudah bantu kamu, cerita singkatmu bisa jadi alasan teman lain mulai juga.
Cerita singkat — 1-2 kalimat — tentang bagaimana BudgetIn membantu kamu. Setelah di-review admin, kamu akan tampil di sini.
Tulis Testimoni Pertama →Fitur-fitur berikut sedang dalam pengembangan aktif. Daftar sekarang dan kamu akan jadi yang pertama dapat akses.
Download laporan transaksi dan ringkasan budget dalam format yang bisa dibuka di mana saja.
Notifikasi otomatis saat budget kategori hampir habis — sebelum kamu kebobolan.
Upload mutasi rekening bank atau e-wallet, BudgetIn parse dan kategorikan otomatis.
Bergabung dengan ribuan anak muda Indonesia yang sudah lebih terkontrol soal uang — gratis, tanpa ribet.